Pages

Ads 468x60px

Text Widget

Selasa, 21 Agustus 2018

Hari rayanya peternak

Sore ini mentari sudah berganti tugas dengan sang rembulan, besok pagi bertepatan dengan tanggal 10 dzulhijah, terdengar dari seluruh penjuru para penyerumu mengumandangkan takbir menandakan besok pagi umat muslimin menunaikan sholat hari raya idul adha yang sering menyebutnya hari raya kurban. Ada banyak hikmah yang didapat dari hari raya besar sebutan dari beberapa masyarakat diwilayah tertentu. Kurban melambangkan keikhlasan, mengajarkan indahnya berbagi, perbaikan gizi bagi mereka yang tidak biasa makan daging. Kurban juga sebagai penyeimbang populasi produsen dan konsumen dalam rantai makanan. Ternyata disebagian wilayah ternyata kurban tidak hanya menyebelih sapi dan kambing. Ternak lain pun seperti ayam pedaging dan afkiran ayam petelur pun ramai diperjual belikan. Karena sebagian warga ada yang biaea membuat opor ayam sebagai teman untuk menikmati ketupat. Dibulan zulhijah inilah peternak utamanya ternak ruminansia sedang panen. Ilmu beternak adalah warisan para nabi, jika anda seorang peternak maka berbahagialah karena kalian mewarisi salah satu profesi yang dilakukan oleh sebagian besar nabi utusan Allah dalam agama islam.

Masa SMK yang menyenangkan

Asalamualaikumwarohmatullahiwabarokatuh, perkenalkan Nama saya Melati Triyani saya asli orang banyuasin sumatera selatan, apakah kalian tahu Sekolah Menengah Kejuran? Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/setara SMP/MTs. Di SMK terdapat banyak sekali Program Keahlian. Nah kenapa disini Melati membahas SMK ? Karena dulu pada tahun 2014 Melati bersekola di SMK hahahaa mengapa SMK itu banyak sekali yang tidak mau berminat ? menurut pendapat melati SMK banyak yang belum tau, karna mengapa? Kemungkinan mereka berpikir kalau SMK itu kurang mengasikan. Mengasikan dalam artian bukan minat mereka anak-anak SMP Yang keinginanya ingin menjadi DOKTER? GURU? Atau Profesi yang berkaitan dengan IPA-IPS disini melati maujelaskan yah SMK ini seru banget apalagi Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian. Nah lo Pertanian, Sekoalah Pertanian itu seperti apasih? Kalo menurut Melati, Sekolah Pertanian adalah diharapkan untuk bekerja sebagai pelaksana dan yang lulusan sekolah pertanian menengah atas bekerja sebagai ketua kelompok pelaksana dari sebuah kawasan pertanian modern. Sekolah pertanian itu mesti memiliki jurusan sesuai dengan komoditi dan sub-system agribisnis yang dikembangkan, sehingga menjadi pelaksana yang memiliki ketrampilan dan kemahiran spesial. Nah itu dia ahahaa lalu kemarin Melati memilih dan masuk ke SMK UNGGUL NEGERI 2 BANYUASIN III Namanya saja keren yah apalagi Sekolahnya asikk. Kemudian Melati mengambil jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Perikanan (APHPP) tetapi kemudian diganti menjadi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) Kenapa Melati mengambil jurusan itu? Kenapa tidak Pertanian? Perikanan? Jadi gini awalnya pada waktu SMP kemarin Melati mau ngambil Pertanian tapi Melati pikir sepertinya tidak cocok deh yahh dengan Pdnya Melati memilih TPHP Hahaha jadi gini hari pertama MOS (Masa Orientasi Siswa) Melati takut nantinya Melati nanti tidak nyambung dan ternyata saat sudah duduk di bangku klas 10 ternyata memang tidak nyambung aduhh!!! Akan tetapi ada temam-temam yang ternyata juga sama seperti Melati ahaha pada dasarnya ternyata memang sulit gitu, tapi kami semua melalui tahap proses yang sangat baik dan akhirnya kami tau dan mengerti jurusan ini Alhamdulilah kemudian Melati senang sekali mempunyai teman yang sangat baik, dibikang kayak Best Frends Forever deh hahaha nama pertemanan kami itu gengs kantin Walahhh nama apa itu? Hahah pada awalnya nama itu hanya sekedar iseng saja gitu heheh pada waktu kami belajar buat tugas,makalah,laporan makan bareng, ngomel-ngomel bareng dan sebagainya pada saat kami kelaperan kami kekantin bareng-bareng gitu hhahha ntahlahh garing yahhh intinya nama itu berawal dari makan bareng di kantin heehhh. Eh melati lupa pada saat semester 2 ternyata kami sudah diterjunkan ke dunia Lapangan uihh kayak kerja gitu lah hahah kenapa baru emester 2 sudah di terjunkan ke dunia lapangan ? karena saat itu ternyata kami adalah Siswa/i Angkatan pertama uwihhhh Angkatan Pertama itu pasti akan selalu dikenang selamanya ya oleh guru ahhah Saat Melati bersama Tim Praktik Kerja Lapangan (PKL) ternyata berat, eh bukan DILAN Aku Rindu Itu BERAT Biar Aku Saja wkwkwkk tetapi berat dalam artian jauh dari orang tua yahh seperti Anak Kuliahan gitu dehh, tetapi pengalaman yang Melati ambil dari PKL ini banyak sekali pembelajaran yang diambil guys. Mau tau apa ? pelajaran yang diambil adalah kita tau jauh dari keluarga itu memang berat, dan pembelajaran pembuatan makanan tradisional itu bisa kita ambil dan kita contohkan atau belajar uwihh setelah pulang dari PKL selama 3 Bulan lamanya ternyata kami disuru untuk membuat apa yang sudah kami pelajari dariPKL itu. Kemudian TIM kamipun membuat olahan kelempang dan ternyata sukses!!! Dikelas 2 semester 3 ernyata banyak sekali pesaing, pesaing dalam artian pesaing merebut nilai wkwkk dalam proses pembelajaran ternyata banyak teman-teman dikelas sudah pintar semua yahh disitu Melati done! Walaupun begitu MELATI TETAP SEMANGGAT ASIKKK, kemudian semester 4 ternyata kami diterjunkan kembali kedunia PKL. Akan tetapi adik kelas ternyata bukan seperti kami tahun lalu yang kelas 1 semester 2 harus PKL, tetapi ternyata mereka Field Trip. Enak yah adik-adik yang jalan-jalan ke luar kota, terus kaka kelasnya PKL, teapi kaki tetap sabar dalam PKL ini ternta lebh susah lagi gitu dan ternyata kami PKL bukan 3 Bulan melainkan 2,5 Bulan wkwkwkk diakhir selesai PKL kami sudah ditunggu yang n amanya Laporan!! Dititik inilah lapran yang membuatku jengkel! Tetapi Melati ini orangnya Always Strong asekkk! Cobaan-cobaan yang telah dilalui bersama ternya di kelas 3 semester 6 PKL lagi aduhhh tahap-tahap yang sudah Mealti ambil dari pengalaman ialah Kita tidak boleh mengeloh karena mengeluh itulah yang nantinya akan membuat kita terjatu dan GAGAL! Akhirnya sudah di titik terakhir kamipun menghadapi Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) Diini kita diuji samapi mana pengetahuan yang sudah kami dapatkan dalam pembelajaran. Tetapi Alhamdulillah sukses dan mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, setelah UKK ternyata masih ada 2 ujian lagi yang menunggu yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disini adalah titik terakhir dan perang terkhir bagi kami, dalam UNBK ini mempunyai cerita yang sangat untuk dikenang selamanya karna apa? Karena ini adalah perang ter-INDAH bagi kami semua, dan setelah selesai UNBK ternyata kami masih mempunyai 1 ujian lagi yakni ujian perpisahan. Perpisahan bukan berarti berpisah selamanya guys tetapi berpisah untuk melanjuti masa depan ntah itu Kerja,Kuliah maupun menikah. Perpisahan ternyata banyak sekali ending sedih gitu hahah“friends all if you are in school and parting should not cry, because what? crying is not everything and crying is not happiness. laugh on your graduation day and have fun in the next day.” Melati sangat senang bisa mengenal SMK, dan Melati to thank Mr. M. Nuh, S.P., MSc. who has received us all at this beloved SMK school, terimaksih juga kepala bapak ibu guru yang sudah membimbingan dan mengasih pelajaran kepada kami semua terutama kepada kepala prodi Teknologi Pengolahan Hasil pertanian ibu Triworo Dharma Yanti, S.TP dan stapnya melati bersyukur bisa menjadi keluarga disana dan Ekskul yang melati ikuti disana adalah Pramuka,pencinta alam dan basket widihh ahahah Alhamdulilah beberapa Ekskul yang melati ikuti itu mempunyai hasil yang sangat memuaskan dan juga membawa sebuah tropy untuk sekolah kita tercinta hiihihi kalian adik-adik semua jangan terfokus ke Akademik saja tapi di Non akademik hahh seperti Melati kemarin mengikuti pramuka juga di SAKA PARIWISATA dan Melati merupakan alumni 2016 JAMBORE PEMUDA DAERAH Se-Sumatera Selatan dan membawa nama kabupaten Banyuasin ketingkat provinsi syukur bisa menjadi anggota JPD. Alhamdulillah setelah lulus dari SMK sekarang Melati melanjutkan ke perguruan tinggi Universitas Sriwijaya tanpa pantag menyerah saya masuk kesana melalui 2 tahap yang sangat susah sekali tetapi dalam kesusahan kita harus mencobanya berulang kali agar bisa mencampai puncaknya. mungkin cerita saya ini kurang menarik karena manusia masih banyak kekurangan dan juga pesan Melati buat adik-adik kelas “ hopefully you all get the best score and very satisfactory, the academic and non academic level is more upgraded and last not to make our school alma mater shy but make our alma mater become a pride for school” terimaksih teman-teman alumni tphp generation 1st And SMK UNGGUL NEGERI 2 BANYASIN III.

Minggu, 19 Agustus 2018

Penyumbang atau solusi bagi pengangguran di negara kita

Tahun 2016 merupakan titik awal dari berjalannya kesepakatan Masayarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sejak di berlakukannya MEA penyiapan sumber daya manusia melalui PMK akan semakin penting untuk menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan pekerjaan. Menurut penjelasan undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 15 dikemukakan bahwa “pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu”. Lebih lanjut menurut PP No 13 tahun 2015 dikemukakan bahwa “Standart Kompetensi Lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya”. Lulusan SMK diharapkan mampu bekerja mandiri/berwirausaha maupun bekerja pada pihak lain. Keberadaan SMK sebenarnya untuk menjawab perkembangan tuntutan kebutuhan pembangunan wilayah/daerah dalam kaitanya dengan perencanaan dan pengembangan ketenagakerjaan untuk memacu pertumbuhan pembangunan disegala bidang. Berdasarkan tingkat pendidikan menurut BPS pada bulan Februari 2017 menyatakan bahwa lulusan smk menempati peringkat tertinggi penyumbang pengangguran yaitu sebesar 9,27% (detik.com). penyebabnya adalah rendahnya soft skill yang dimiliki oleh lulusan SMK dibanding SMA. Soft skill adalah kemampuan sosiologis yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, keterampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan dan optimisme yang mencirikan seseorang berhubungan dengan orang lain. Sedangkan hard skill adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang berupa keterampilan teknis seperti keuangan, komputer, penguasaan teknologi dan keterampilan kerja. Hard skill dapat dilihat/diukur dari riwayat pelatihan atau pendidikan sedangkan soft skill di dapat dari pengalaman dan berorganisasi. Keterserapan lulusan SMK tidak bisa lepas dari peranan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri), DUDI merupakan mitra sekolah dalam mensukseskan pendidikan vokasi di SMK. Semakin banyak SMK menjalin kerjasama (MOU) dengan DUDI baik dalam program PSG, magang/prakerin, Uji Kompetensi, penyaluran lulusan dan lain-lain maka otomatis akan mengurangi jumlah pengangguran. Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksnakan di DUDI sangat penting bagi pengalaman siswa di dunia kerja yang sesungguhnya, melalui PKL siswa dapat mempelajari kebiasaan kerja (habbit of working), cara hidup (way of life) dengan cara belajar sambil bekerja (learning by doing) serta dapat mempromosikan dirinya telah mampu bekerja secara profesional (promotion of job). Semakin banyak DUDI di sekitar wilayah sekolah dan bidang usaha DUDI yang sesuai dengan jurusan yang ada di SMK maka kebutuhan tenaga kerja disektor usaha tersebut pada 5 sampai dengan 10 tahun yang akan datang terpenuhi. Potensi wilayah Banyuasin yang merupakan cincin kota palembang juga merupakan potensi usaha yang menjanjikan, sebagai contoh sektor peternakan, kemajuan pesat kota Palembang tentunya berbanding lurus dengan pertumbuhan penduduknya, maka kebutuhan protein asal hewani pasti akan meningkat tiap tahunnya, untuk memenuhi kebutuhan itu maka dibutuhkan lulusan SMK yang berjiwa wirausaha dengan mendirikan usaha atau menjadi tenaga terampil menengah. Minat siswa dalam memilih jurusan juga menentukan atau berpengaruh terhadap terserapnya lulusan SMK. Sebagian besar peserta didik memilih program keahlian di SMK karena jurusan tersebut banyak peminatnya atau karena pengaruh temannya (ikut-ikutan) bukan karena minat dan bakatnya apalagi melihat peluang kerja. Sehingga lulusannya mengalami overload akhirnya peluang kerjanya juga mengecil. Peranan orang tua juga penting dalam masa depan anak, belum semua orang tua memahami pentingnya pendidikan bagi anak. Banyak orang tua yang acuh terhadap perkembangan pendidikan anaknya. Tingkat pengawasan orang tua terhdap anak diluar waktu belajar disekolah juga rendah. Padahal pembentukan soft skill pada anak diusia ABG sangat penting karena diusia itu mereka dalam tahap pencarian jati diri. Problem orang tua yang lain adalah biaya/dana contohnya adalah pada program PSG/magang kadang orang tua lebih memilih tempat magang yang dekat dengan alasan dana dan pengawasan tanpa memikirkan arti penting magang. Karena magang punya peranan penting dalam pembentukan karakter terutama kemandirian dan tidak kalah pentingnya adalah pengusaan kompetensi dan rekomendasi kerja setelah mereka nanti lulus sekolah. Sumber daya manusia di SMK ini sangat menentukan out put dari pendidikan di SMK. Bukan rahasia lagi bahwa tersedianya guru produktif di SMK sampai sekarang sangat minim. Hal ini karena perguruan tinggi penyedia guru produktif tidak mampu memenuhi kebutuhan guru produktif di SMK. Hal ini disebabkan tidak sesuainya jumlah lulusan LPTK dengan jenis kompetensi yang dibutuhkan. Tidak semua kompetensi keahlian di smk dapat dipenuhi oleh LPTK, sedangkan jurusan S1 non kependidikan jarang yang bersedia menjadi pendidik, tentunya lebih memilih bekerja di perusahaan swasta, sehingga terjadi krisis guru produktif di smk. Pemerintah melalui intruksi presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi sekolah menengah kejuruan dalam rangka peningkatan dan daya saing sumberdaya manusia Indonesia. Melalui inpres ini, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan diintruksikan untuk meningkatkan jumlah dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di SMK. Salah satu programnya adalah keahlian ganda yang diharapkan dapat memenuhi kekurangan guru produktif. Tidak kalah pentingnya disamping sumber daya manusianya pemerintah diharapkan juga lebih memperhatikan sarana dan prasarana sekolah, banyak sekali SMK yang secara standart sarana tidak memenuhi, gedung ruang belajar saja masih banyak yang kurang apalagi RPS atau peralatan dan bahan praktik. Padahal itu semua akan berpengaruh terhdap kualitas out put lulusannya, peserta didik SMK itu lebih kearah skill bukan cuma teori (SMK sastra). Dengan sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dihasilkan lulusan yang mempunyai skill seperti yang diharapkan oleh DUDI. Bursa Kerja Khusus (BKK) merupakan lembaga yang dibentuk disekolah yang merupakan komponen penting dalam mengukur keberhasilan pendidikan di SMK. Melalui BKK para tamatan dipertemukan dengan pencari kerja, itu salah satu fungsi utama dari BKK disamping peranan yang lain yaitu menindaklanjuti kerjasama denga industri pasangan, menanamkan jiwa enterpreunership pada siswa, membina alumni dengan membentuk ikatan alumni yang merupakan jaringan yang penting dalam penyaluran hasil tamatan. Guru BK disekolah SMK juga perlu maksimalkan fungsi konselingnya, guru konseling di SMK berbeda dengan di SMA, guru BK di SMK mendidik siswa lebih kearah kemandirian sehingga siswa siap terjun keduania kerja setelah lulus. Guru BK di SMK juga harus selalu memperbarui pengetahuan informasi tentang dunia kerja, mengetahui karakteristik siswa SMK sehingga dapat mempersiapkan siswa setelah tamat dengan kemampuan soft skill yang tinggi. Pada tahun 2030an Pertumbuhan penduduk Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi dimana jumlah usia produktif lebih bnyak dari pada usia tidak produktif. Hal ini bila tidak ikuti dengan peningkatan kualitas sdm baik pengetahuan, penguasaan teknologi, keterampilan yang memadai untuk menjawab persaingan tenaga kerja yang semakin ketat. Penyediaan lapangan kerja juga salah satu alternatif untuk mengurangi penganggguran, pendidikan vokasi disekolah lebih diarahkan ke penumbuhan semangat kewirausahaan bukan hanya melatih mereka untuk siap bekerja kepada pihak lain.

Rabu, 15 Agustus 2018

Grup Whatsapp media belajar siswa yang praktis

Siapa yang tidak kenal whatsapp? Aplikasi android yang awalnya mirip SMS menurut saya, untuk mengirim pesan namun sekarang dapat mengirim file dalam berbagai format, doc, jpg, zip, mp4 dan lain-lain. Dari sekian fitur yang disediakan oleh aplikasi whatsapp terbersit ide kenapa kita tidak memanfaatkannya untuk sarana belajar peserts didik kita. Akhrnya saya buat grup yang bagi menjadi beberapa grup sesuai tingkatan kelas, bahkan alumni pun saya buat grup. Seriap hari kita dapat berinteraksi dengan anggota grup. Grup whatsapp dapat kita gunakan antara lain : 1. Literasi setiap saat Setiap hari bahkan setiap saat kita bisa mengirim materi bahan belajar kesemua anggota grup. Materi kita dapat dari berbagai sumber, dapat dari searching diinternet, menulis materi sendiri facebook, atau medsos yang lain. Mungkin sehabis lita baca sekiranya bagus buat literasi peserta didik kita alangkah sayangnya jika kita tidak berbagi dengan mereka. 2. Media diskusi Dengan fasilitas grup whatsapp kita bisa berdiskusi didunia maya denhan peserta didik setiap saat. Bahkan dengan alumni peserta didik disamping sebagai ajang silaturahim, para alumni juga dapat memotivasi adik tingkatan bahkan berbagi ilmu dan pengalaman mereka di dunia kerja maupun bangku kuliah. 3. Sarana penyampaian tugas atau latihan bagi peserta didik Dengan grup whatsapp kita juga dapat memberikan tugas berupa soal-soal yang bisa dikerjakan sendiri maupun berdiskusi di grup. Tugas bisa juga dikirim melalui japri jika tugas individu 4. Ajang silaturahim dengan anggota grup Dengan berinteraksi setiap saat dapat membantu memantau peserta didik, dapat menilai karakter pesrta didik dan lain-lain. Itulah beberapa manfaat yang dapat kita gunakan dalam proses pembelajaran dan masih banyak lagi manfaat lain jika kita bijak dalam memanfaatkan teknologi sebagai saran prmbelajaran setiap saat dan apabila bisa mengemas dengan baik dapat menjadikan sarana pembelajaran yang menarik.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Astagfirullah alhamdulillah dan bismillah

Hidup ini hanyalah berisi rencana, lakukan dan evaluasi. Masa depan adalah perencanaan dan dikerjakan atau dilaksanakan hari ini dan masalalu kita evaluasi. Hidup didunia cuma sekali jangan biarkan hanya berlalu begitu saja. Waktu itu kejam dia tetap akan lewat dan menghabiskan kesempatan dan dia pasti datang. Dalam hidup kita harus belajar dari apa yang kita lewati dialah masalalu, bung karno pernah berkata "jangan sekali sekali melupakan sejarah". Dari kesalahan itulah kita dapat mengetahui apa yang benar. Masa depan dengan perencanaan akan lebih baik dari pada hidup hanya mengalir begitu saja tanpa arah yang jelas. Masa depan yang indah atau impian tentunya idaman dari setiap orang tentunya, meminjam istilah orang bermimpilah seindah mungkin tapi jangan lupa bangun untuk menggapainya. Masa kini adalah kenyataan, yang sekarang bisa kita rasakan. Nikmati dan jalani dengan penuh semangat, masa kini akan lebih bermakna apabila disertai dengan perencanaan sebelumnya dan evaluasi. Alangkah indah apabila hidup kita selalu kita jalani dengan tiga kata yang kita amalkan ucapkan astagfirullah untuk masalalu alhamdulillah untuk sekarang dan bismillah untuk hari esok. Mudah mudahan kita termasuk orang orang yang tidak merugi. Aamiin.
 

Salam

Banner Header

iklan monggo

Banner Header

Anda tertarik

Banner Header

Sukses

Banner Header

Iklan disini

Banner Header

Silahkan hubungi

Banner Header

Berjamaah

Banner Header

Iklan jugo

Banner Header

085368986578

Banner Header
 
Blogger Templates